Friday, October 9, 2009

Cerita Segelas Susu dan Oriflame



Di depan pintu sebuah kelas, ada seorang gadis cilik berusia kurang lebih 3 tahun bersama “mbak”-nya. Tadinya saya tidak terlalu memperhatikan mereka, karena saya sendiri juga sedang menemani anak saya bermain. Namun, ketika teman2 sekelasnya telah masuk ke kelas, gadis cilik yang cantik itu tidak juga masuk.

Ketika saya perhatikan, ternyata “mbak”-nya sedang membujuk si gadis cilik untuk minum susu. Botol susunya 4/5 penuh, berarti baru sedikit sekali susu yang diminum olehnya. Sepertinya semua bujukan ramah sampai bujukan frustasi telah dilakukan oleh “mbak”-nya, tapi anak perempuan tersebut hanya melengos ketika setutupbotol susu diangsurkan ke mulutnya. Padahal “mbak”nya berkata cukup minum setutupbotol susu saja, setelah itu dia boleh masuk ke kelas.

Sepuluh menit berlalu, akhirnya kesabaran si “mbak” habis dan ia pun berkata, “Ya sudahlah, terserah mau minum apa nggak, mbak mau pulang aja” seraya pergi meninggalkan gadis cilik itu. Gadis cilik pun berlari mengejar “mbak”nya dan berteriak,”Jangan mbak, jangan pulaaanggg……. Susunya aku minum deeeh”. Tapi sambil berteriak-teriak seperti itu, susunya tidak juga diminum olehnya.

Entah apa alasan gadis cilik tersebut untuk menolak minum susu, mungkin dia sudah kenyang, mungkin juga dia tidak suka susu. Yang pasti dia “dipaksa” habis-habisan oleh “mbak”nya untuk menghabiskan susu tersebut. Kenapa saya bilang “dipaksa” (walaupun gak diseret-seret juga sih), karena dia belum bisa masuk kelas kalau susunya belum habis dan diberi ancaman halus untuk menghabiskan susunya.

Terus terang, saya tidak tahu apakah gadis cilik itu akhirnya meminum susunya atau tidak. Tapi saya tertarik dengan peristiwa ini karena hal tersebut mengingatkan saya pada diri saya sendiri di waktu kecil.

Ketika duduk di bangku SD, saya kurang suka susu. Apalagi kalau Mama tercinta menyiapkan susu hangat dari susu segar. Mengapa? Karena setelah dipanaskan, akan muncul semacam lapisan tipis di atas susu, yang menurut saya, rasanya sangat sangat tidak enak. Setiap kali meminum susu tersebut, saya langsung mual.

Beberapa trik telah saya coba supaya saya tidak perlu minum susu.

Trik pertama, susunya saya kasih ke kucing peliharaan. Tidak berapa lama langsung ketahuan karena ada bekas susu di wajah kucing saya.

Trik kedua, saya merayu adik saya untuk menghabiskan bagian saya. Berhubung dia termasuk golongan “pemakan segala” tentunya dia langsung setuju. Trik tersebut hanya bertahan kurang dari seminggu sebelum akhirnya ketahuan.

Trik ketiga, saya cari kesempatan untuk membuang susu ke wastafel. Entah bagaimana kok bisa ketahuan lagi ya?

Trik terakhir dan yang paling manjur…. Saya pura-pura bangun kesiangan sehingga lupa minum susu. Tapi rupanya mama tidak kalah langkah, karena ketika pelajaran sedang berlangsung, tiba-tiba “mbak saya” datang ke kelas dan minta ijin kepada guru saya untuk menyampaikan segelas susu yang harus dihabiskan kepada saya… Huaaaa bayangkan!! Susu itu harus saya habiskan di depan pintu kelas!!! Memang, akhirnya ketahuan juga sih tapi trik ini manjur karena ….

Sejak saat itu, saya yang tadinya kurang suka sama susu menjadi SANGAT TIDAK SUKA dengan susu. Saya TRAUMA!! Melihat gelasnya saja sudah mual apalagi baunya apalagi kalau harus meminumnya.. Huaa gak banget deh… Akhirnya Mama saya menyerah, kalau berangkat sekolah saya cukup meminum segelas air putih dan sarapan. He he he akhirnya berhasil juga…

Berangkat dari hal tersebut, saya menyadari bahwa sesuatu menjadi lebih baik kalau dilakukan dengan penuh kerelaan. Tapi sesuatu menjadi buruk kalau dilakukan dengan penuh keterpaksaan.

Demikian halnya dengan bisnis Oriflame, saya mengajak anda untuk bergabung bersama Boss Family tanpa unsur pemaksaan. (Duh, nggak gue banget deh kalo harus maksa-maksa…)

Saya hanya ingin berbagi cerita dengan anda semua tentang betapa menakjubkannya bisnis ini. Pastinya saya juga tidak akan maksa sampai akhirnya anda trauma :) Selanjutnya keputusan berada di tangan anda sendiri.

Kalau anda setuju untuk bergabung, saya ucapkan selamat karena anda berada di jalur yang tepat. Anda mempunyai kesempatan untuk memiliki penghasilan yang luar biasa dengan dukungan penuh dari Boss Family.

Kalau anda menolak, saya hargai keputusan anda, pastinya tangan saya tetap terbuka kalau di lain kesempatan anda ingin bergabung.

Lakukan segala sesuatunya dengan penuh kerelaan, dengan demikian anda akan mendapatkan hasil yang luar biasa bersama Boss Family.

0 comments:

Post a Comment