Friday, October 9, 2009

Cerita Segelas Susu dan Oriflame



Di depan pintu sebuah kelas, ada seorang gadis cilik berusia kurang lebih 3 tahun bersama “mbak”-nya. Tadinya saya tidak terlalu memperhatikan mereka, karena saya sendiri juga sedang menemani anak saya bermain. Namun, ketika teman2 sekelasnya telah masuk ke kelas, gadis cilik yang cantik itu tidak juga masuk.

Ketika saya perhatikan, ternyata “mbak”-nya sedang membujuk si gadis cilik untuk minum susu. Botol susunya 4/5 penuh, berarti baru sedikit sekali susu yang diminum olehnya. Sepertinya semua bujukan ramah sampai bujukan frustasi telah dilakukan oleh “mbak”-nya, tapi anak perempuan tersebut hanya melengos ketika setutupbotol susu diangsurkan ke mulutnya. Padahal “mbak”nya berkata cukup minum setutupbotol susu saja, setelah itu dia boleh masuk ke kelas.

Sepuluh menit berlalu, akhirnya kesabaran si “mbak” habis dan ia pun berkata, “Ya sudahlah, terserah mau minum apa nggak, mbak mau pulang aja” seraya pergi meninggalkan gadis cilik itu. Gadis cilik pun berlari mengejar “mbak”nya dan berteriak,”Jangan mbak, jangan pulaaanggg……. Susunya aku minum deeeh”. Tapi sambil berteriak-teriak seperti itu, susunya tidak juga diminum olehnya.

Entah apa alasan gadis cilik tersebut untuk menolak minum susu, mungkin dia sudah kenyang, mungkin juga dia tidak suka susu. Yang pasti dia “dipaksa” habis-habisan oleh “mbak”nya untuk menghabiskan susu tersebut. Kenapa saya bilang “dipaksa” (walaupun gak diseret-seret juga sih), karena dia belum bisa masuk kelas kalau susunya belum habis dan diberi ancaman halus untuk menghabiskan susunya.

Terus terang, saya tidak tahu apakah gadis cilik itu akhirnya meminum susunya atau tidak. Tapi saya tertarik dengan peristiwa ini karena hal tersebut mengingatkan saya pada diri saya sendiri di waktu kecil.

Ketika duduk di bangku SD, saya kurang suka susu. Apalagi kalau Mama tercinta menyiapkan susu hangat dari susu segar. Mengapa? Karena setelah dipanaskan, akan muncul semacam lapisan tipis di atas susu, yang menurut saya, rasanya sangat sangat tidak enak. Setiap kali meminum susu tersebut, saya langsung mual.

Beberapa trik telah saya coba supaya saya tidak perlu minum susu.

Trik pertama, susunya saya kasih ke kucing peliharaan. Tidak berapa lama langsung ketahuan karena ada bekas susu di wajah kucing saya.

Trik kedua, saya merayu adik saya untuk menghabiskan bagian saya. Berhubung dia termasuk golongan “pemakan segala” tentunya dia langsung setuju. Trik tersebut hanya bertahan kurang dari seminggu sebelum akhirnya ketahuan.

Trik ketiga, saya cari kesempatan untuk membuang susu ke wastafel. Entah bagaimana kok bisa ketahuan lagi ya?

Trik terakhir dan yang paling manjur…. Saya pura-pura bangun kesiangan sehingga lupa minum susu. Tapi rupanya mama tidak kalah langkah, karena ketika pelajaran sedang berlangsung, tiba-tiba “mbak saya” datang ke kelas dan minta ijin kepada guru saya untuk menyampaikan segelas susu yang harus dihabiskan kepada saya… Huaaaa bayangkan!! Susu itu harus saya habiskan di depan pintu kelas!!! Memang, akhirnya ketahuan juga sih tapi trik ini manjur karena ….

Sejak saat itu, saya yang tadinya kurang suka sama susu menjadi SANGAT TIDAK SUKA dengan susu. Saya TRAUMA!! Melihat gelasnya saja sudah mual apalagi baunya apalagi kalau harus meminumnya.. Huaa gak banget deh… Akhirnya Mama saya menyerah, kalau berangkat sekolah saya cukup meminum segelas air putih dan sarapan. He he he akhirnya berhasil juga…

Berangkat dari hal tersebut, saya menyadari bahwa sesuatu menjadi lebih baik kalau dilakukan dengan penuh kerelaan. Tapi sesuatu menjadi buruk kalau dilakukan dengan penuh keterpaksaan.

Demikian halnya dengan bisnis Oriflame, saya mengajak anda untuk bergabung bersama Boss Family tanpa unsur pemaksaan. (Duh, nggak gue banget deh kalo harus maksa-maksa…)

Saya hanya ingin berbagi cerita dengan anda semua tentang betapa menakjubkannya bisnis ini. Pastinya saya juga tidak akan maksa sampai akhirnya anda trauma :) Selanjutnya keputusan berada di tangan anda sendiri.

Kalau anda setuju untuk bergabung, saya ucapkan selamat karena anda berada di jalur yang tepat. Anda mempunyai kesempatan untuk memiliki penghasilan yang luar biasa dengan dukungan penuh dari Boss Family.

Kalau anda menolak, saya hargai keputusan anda, pastinya tangan saya tetap terbuka kalau di lain kesempatan anda ingin bergabung.

Lakukan segala sesuatunya dengan penuh kerelaan, dengan demikian anda akan mendapatkan hasil yang luar biasa bersama Boss Family.

Thursday, October 8, 2009

Oktober Ceria

Bulan Oktober ini benar2 saat yang tepat untuk bergabung dengan Oriflame bersama Boss Family. Mau tahu kenapa?


Inilah alasannya:

  • Apabila anda bergabung di bulan Oktober 2009, setelah anda melakukan order pertama sebesar Rp 175.000 maka anda akan mendapatkan pengembalian biaya pendaftaran sebesar Rp 30.000,- Jadi anda bergabung dengan Oriflame hanya Rp 9.900 saja

  • Lalu bila anda mengumpulkan minimum 75 Bonus Point selama 30 hari sejak anda mendaftar, maka Oriflame Beauty Eye Liner Stylo senilai Rp 89.000,- menjadi milik anda secara Gratis.


  • Pada bulan kedua anda, raih peluang untuk mendapatkan Amethyst Fatale Eau de Parfum senilai Rp 349.000 secara gratis dengan mengumpulkan minimum 100 Bonus Point.
    Nah pada bulan ketiga, dapatkan keinginan anda untuk selalu tampil trendi dengan mengumpulkan 125 Bonus Point dan anda akan mendapatkan Retro Bag trendi senilai Rp 379.000,- secara Gratis.


    Tunggu apa lagi, yuuk bergabung dengan Oriflame bersama Boss Family.

Saturday, October 3, 2009

Jembatan Bisikan



3000 tahun lalu, kaum terapung dari negeri Cina kuno tinggal di atas rumah-rumah di atas air. Mereka makan malam di udara terbuka. Setiap keluarga tinggal di atas panggung di sebuah teluk.

Ketika seorang anak lelaki sudah tumbuh dewasa, dia akan berdiri di tepi panggungnya dan memanggil. Gadis yang dicintainya akan memanggilnya kembali. Lalu pemuda itu akan membangun sebuah jembatan dari panggungnya menuju panggung si gadis.Jika keluarga si pemuda menyukai si gadis, mereka akan membantu membangun jembatan itu. Kedua rumah mereka akan digabungkan dan kedua keluarga akan menjadi satu.

Pada suatu hari, seorang pemuda terapung mendengar bisikan dari atas cakrawala. Bisikan itu datang dari seorang gadis yang tinggal nun jauh di sana. Mereka saling memanggil dalam kurun waktu yang lama. Mereka memutuskan untuk menikah.

Keluarga si pemuda bilang tidak. Gadis itu berasal dari kalangan yang berbeda dan terlalu jauh. Tapi si pemuda bersikeras. Ia mulai membangun jembatan menuju cakrawala. Ia menggali dalam ke dasar laut untuk membangun fondasi yang kuat.

Keluarganya tidak membantu. Kata mereka, tradisi menikahi tetangga memberikan kekuatan pada komunitas mereka. Mereka menamakan jembatan si pemuda “Jembatan Bisikan“. Mereka menyuruhnya berhenti membangunnya. Namun si Pemuda tidak peduli. Ia membangun jembatan itu selama delapan tahun.

Ketika jembatan selesai, ia bertemu dengan gadis yang berbisik dari cakrawala. Mereka pun menikah di atas jembatan istimewa itu. Tahun berikutnya, badai besar datang menghantam. Badai itu memusnahkan rumah panggung kaum terapung.Namun jembatan bisikan itu tetap tegar !

Dan begitulah pula dengan kita. Benda yang membutuhkan waktu lama untuk membangunnya akan membutuhkan waktu lama pula untuk memusnahkannya. Melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan itu memang sulit. Tapi setelah ia tuntas, maka tidak bisa lagi dibuyarkan.

Untuk memastikan agar tradisi lama tetap bisa mempertahankan kekuatannya, maka ubahlah.(Mutiara Kebijakan Timur, oleh C.F. Wong)

Kunci-Kunci Sukses Bagi saya, cerita di atas sangat mengesankan. Maknanya sangat dalam. Dalam cerita itu, andapun dapat menangkap makna-makna yang luar biasa.Bagi anda yang menginginkan kesuksesan bisnis, maka cerita jembatan cina kuno itu, harusnya memberi anda inspirasi dan semangat.

Dalam cerita itu, terkandung kunci-kunci sukses yang abadi. Kunci-kunci itu tak terbantahkan. Ia telah berulang kali digunakan oleh semua (semua!) orang sukses. Tak peduli orang-orang sukses tersebut tadinya miskin, cacat, didiskriminasi, bodoh, mau bunuh diri, atau bagaimana pun. Kunci-kunci itu telah menolong mereka. Kunci-kunci yang sama akan terus menolong siapa saja yang benar-benar ingin sukses.

Apa saja kunci-kunci sukses dalam cerita itu? Saya menemukan ada tiga yang utama:
1. Tujuan yang jelas.
2. Berani merubah tradisi
3. Kesabaran tiada akhir.

1. Tujuan yang jelas.
Tujuan sang pemuda jelas. Ia harus menghubungkan rumahnya dengan rumah gadis idamannya dengan sebuah jembatan.Sang pemuda tahu, jembatan itu panjang. Maka ia membangun jembatan yang sangat kuat. Karenanya, jembatan itu harus dibangun dengan fondasi yang sangat dalam ke dasar laut. Perhitungan tepat. Jembatan itu tahan dihantam badai.

Tujuan jelas sangat penting dalam bisnis. Inilah awal semua cerita bisnis. Apakah tujuan anda berbisnis? Apakah uang dan kekayaan melimpah? Atau Kedudukan terhormat? Popularitas? Atau pembuktian diri? Atau apa? Saya menawarkan, buatlah tujuan bisnis anda adalah : Memberi manfaat besar bagi sesama dengan menggunakan kekayaan berlimpah.

Jadi, berbisnis itu memang untuk kaya. Punya uang dan kekayaan melimpah. Tapi uang dan kekayaan itu hanya alat. Alat untuk memberi manfaat untuk sesame. Jadi, buat penghasilan anda Rp. 5 milyar per bulan. Maka anda dapat membangun rumah sakit gratis, sekolah gratis, beasiswa, investasi bisnis kecil, dan sebagainya. Pokoke tujuan anda adalah memberi manfaat bagi sesama. Dengan begitu hidup anda akan tenang dan bahagia.Otak anda akan bekerja sesuai tujuan anda. Bila tujuan anda Rp. 100 juta, maka otak anda akan bekerja di tingkat Rp. 100 juta itu. Coba tetapkan tujuan Rp. 1 juta, maka otak anda akan bekerja sepersepuluhnya. Karenanya, tetapkan tujuan bisnis tinggi. Dengan itu, otak dan tindakan anda akan mengikuti.

Setelah menetapkan tujuan, berhati-hatilah pada pada Pencuri Mimpi. Pencuri Mimpi adalah orang-orang yang berusaha mencuri tujuan anda. Mereka menghalangi anda. Mereka melemahkan semangat anda. Mereka mengatakan masalah dan resiko yang akan anda hadapi. Mereka juga memberi gambaran kegagalan anda.Bila anda menuruti kata mereka, saya pastikan anda akan berhenti. Sang pemuda Cina akan berhenti membangun jembatan ketika ia mendengar kata-kata keluarganya untuk berhenti dan hanya mencari istri dari tetangganya saja. Keluarga sang pemuda telah berusaha menjadi pencuri mimpi. Untung sang pemuda tak mendengarkannya. Pernahkan anda ingin kenalan dengan gadis/pria yang menarik bagi anda? Begitu anda mau bergerak, anda mendengar suara-suara negatif di benak anda. Anda ikuti suara negatif itu. Anda pasti berhenti bergerak.Anda paling-paling cuma memandangnya dari kejauhan. Anda bayangkan betapa enaknya bisa kenalan. Tapi anda masih tidak bergerak. Tapi begitu anda berpikir : “Saya akan mengenalnya. Apapun yang terjadi. Malu, malu dah.“ Jreng anda pun bertindak.

2. Berani Merubah Tradisi
Sang pemuda Cina hidup dalam suatu tradisi. Menikah dengan tetangga. Tapi ia tidak mau menerima tradisi itu. Ia merubahnya. Ia menginginkan sesuatu yang tidak biasa. Karena itu, ia jadi orang luar biasa. Meski untuk itu, ia harus membayar harganya. Tidak didukung keluarga dalam kerja besarnya.

Dalam hidup banyak tradisi. Misalnya sekolah tinggi, dapat kerja bagus. Banyak orang yang ingin bisnis tapi tidak berani merubah tradisi itu. Akhirnya keingingan itu terpendam dan hilang. Mereka menyerah pada tradisi. Mereka memilih jadi orang biasa-biasa saja.Pilihannya ada pada anda. Apakah anda benar-benar mau mencapai tujuan anda di atas. Bila benar-benar mau, maka anda harus membayar harganya.Harga tujuan mengikuti tujuannya. Bila tujuan anda rendah, maka harganya juga rendah. Bila tujuan anda tinggi, maka harganya juga tinggi.Bila anda ingin pendapatan Rp.100 juta per bulan, anda tidak mungkin mendapatkannya dengan menjadi karyawan. Anda harus berbisnis. Meski dengan begitu anda harus berjuang merubah banyak tradisi. Terutama tradisi dalam pikiran anda sendiri.

Dalam diri setiap manusia, ada hambatan mental. Apakah bentuknya keraguan, ketakutan, kurang percaya diri, dan sebagainya. Ketika hambatan mental ini muncul, maka anda pasti jadi orang yang kendur semangat dan takut menghadapi resiko. Anda cenderung mundur ke belakang.

Untuk mengatasi masalah ini, anda harus fokus pada tujuan anda. cara praktis, anda teriakkan tujuan anda berulang kali. Sang pemuda Cina pun begitu. Keraguan dan ketakutan menghampirinya. Tapi ia fokus pada tujuannya. Keinginannya menikah dengan gadis pujaan, membakar lagi semangatnya.

Cara kedua, ingatlah bila anda menyerah anda harus memulai berjuang dari awal. Itu kondisi yang lebih buruk daripada meneruskan perjuangan.

Cara ketiga, ingatlah bahwa semua hal buruk itu pasti berlalu. Betapa susahnya pun anda sekarang, semua kesusahan itu akan berlalu. Anda akan mengenang kesusahan itu sebagai hal yang indah.

Cara keempat, berkumpullah dengan orang-orang yang sudah sukses mengatasi hambatan mental dalam dirinya. Bergaul dengan orang yang pantang menyerah akan berpengaruh pada diri anda.

Cara kelima, bacalah kisah-kisah hidup orang-orang sukses. Pelajari apa sih rahasia mereka.

Cara keenam, lihat sekeliling anda. Cari orang-orang gagal. Perhatikan hidup mereka yang menderita. Ingatlah bila anda tidak mau menderita seperti mereka, anda harus berbuat yang berbeda dengan mereka.

3. Kesabaran Tiada Akhir.
Sang Pemuda membangun jembatannya selama 8 tahun. Itu berarti ia bekerja keras selama itu. Ia juga harus mengatasi keluarganya yang merintangi. Dan yang terpenting, ia harus mengatasi keraguan dalam dirinya sendiri. Sang pemuda Cina sukses. Kesuksesan yang ia raih karena ia BERSABAR TIADA AKHIR.Ia sabar bekerja. Ia sabar menahan rintangan orang tua. Ia sabar mengatasi masalah-masalah teknis pembangunan jembatan. Ia sabar menanti kekasihnya. Sang kekasih pun sabar menantinya.

Apa yang terjadi bila sang pemuda tidak sabar? Ia akan mengubur tujuannya!!! Ia akan mencari gadis tetangga saja. Dengan begitu, ia hanya perlu membangun jembatan pendek. Itupun dibantu keluarganya. Itulah yang terjadi dengan para pebisnis yang tidak sabar. Berbagai masalah yang ia hadapi membuatnya menyerah berusaha. Akhirnya ia kubur mimpinya. Banyak orang yang telah mulai bisnis, lalu berhenti ketika masalah timbul. Ketika bisnisnya turun, keluarga tidak mendukung, bisnis banyak pesaing, konsumen mengeluh, suplayer curang, dan sebagainya mereka berhenti. Bukannya berpikir dan bertindak untuk mengatasinya.

Duh,…Saya punya seorang teman yang tidak sabaran. Bisnisnya terus berganti. Suatu kali ia buka konveksi. Eh, tiga bulan berikutnya, ia ganti bisnis jadi agen asuransi. Belum dua bulan, ia ganti lagi jadi bisnis aquarium. Tidak lama berselang, ia beralih ke bisnis multimedia. Saya katakana padanya: “Bila anda tidak sabar dalam satu bidang bisnis, anda tidak akan sukses. Sabar dan atasi masalah”. Semoga saja ia melakukannya.Bersabar memang berat. Tapi tidak bersabar, jauh lebih berat. Ketika anda berhenti berusaha mencapai tujuan anda, anda harus memulai lagi dari awal. Selain itu, makin sering anda berhenti berusaha mencapai tujuan, maka lama-lama tujuan anda akan turun. Misalnya tujuan awal anda adalah Rp. 100 juta per bulan. Bisnis anda adalah voucher pulsa. Anda sudah berusaha tapi belum berhasil. Anda pun memutuskan berhenti. Nah, ketika anda akan berbisnis lagi, anda pasti menurunkan tujuan anda. “Sudah terbukti Rp. 100 juta tidak bisa dicapai. Karena itu tujuan saya sekarang adalah Rp. 50 juta.“

Duh,… satu kegagalan membuat tujuan turun 50%. Apalagi bila harus gagal seperti Thomas Alva Edison. Ia gagal 10.000 kali. Untungnya, Edison bersabar. Tujuannya tidak berubah. Ia harus menemukan logam yang tepat untuk bola lampunya.Bersabar yang benar harus cerdas. Apa artinya? Bila satu cara untuk mencapai tujuan gagal, maka bersabarlah untuk melakuan cara lain yang berbeda. Bila anda masih berpikir dengan cara yang sama, maka pasti tindakannya juga sama. Bila tindakan anda sama, maka pasti hasilnya juga sama. Itulah sebabnya bersabar harus cerdas. Artinya terus berpikir cara-cara lain yang berbeda untuk mendapat hasil yang berbeda.

Disinilah letak penting kreatifitas dalam bersabar. Bila anda bersabar tapi tidak kreatif, maka anda akan seperti keledai yang jatuh berulang kali di lubang yang sama. Anda akan gagal berulang kali, tapi anda tidak belajar dari kegagalan itu. Kegagalan anda jadi tidak ada artinya. Anda jadi benar-benar gagal. Orang sabar, harus cerdas. Jadilah kreatif. Orang sabar dan kreatif akan mendapat hasil yang berbeda dari orang biasa. Bisnisnya akan berkembang lebih baik. Sabar membuat mereka tenang menghadapi masalah. Kreatif membuat mereka bisa terus menemukan solusi berbagai masalah yang terjadi.

Ditulis oleh Supardi Lee, diambil dari sini
---------------------------------------------------------------------------------------------

Sebuah cerita yang sangat menginspirasi dan membangkitkan semangat. Bagi saya, dari cerita tersebut di atas, dapat diambil hikmah bahwa jangan segan untuk memiliki impian karena dari sanalah awal mula suatu perjalanan sukses. Setelah memiliki impian, kita juga harus berani memulai perjalanan sukses tersebut. Jangan tunda lagi, sebab kalau tidak dimulai, kapan kita akan sampai ke kesuksesan? Dalam perjalanan tersebut, waspadalah kepada pencuri mimpi yang tidak ingin impian kita tercapai. Last but no least, teruslah berdoa, berusaha dan bersabar.

Saya jadi malu sendiri, hanya karena terpengaruh oleh pencuri mimpi, saya pun tidak memulai perjalanan saya saya untuk meraih mimpi.
Kini, tidak lagi karena saya tahu, saya tidak akan pernah meraih impian apabila tidak mulai berjalan.

Yuuk kita langkahkan kaki untuk meraih impian...


Thursday, October 1, 2009

Jangan Takut Ditolak

Bisnis Oriflame sarat dengan penolakan???

Masa sih?

Penolakan menurut saya adalah hal yang biasa. Kalau ada yang setuju pastinya ada juga yang menolak. Ya nggak?

Apa ada bisnis yang gak pernah ditolak?

Jualan beras misalnya, walaupun beras adalah makanan pokok orang Indonesia, kalau ditawarin ke bule yang lagi ngidam pasta, ya bakal ditolak.

Nawarin kartu kredit? Ya pasti ada penolakan lah, orang saya aja sering banget nolak tawaran bikin kartu kredit.

Bisnis apotik? Walaupun apotik pasti dicari2 sama penderita sakit, tapi kalau harganya lebih mahal daripada apotik sebelah atau obat yang dicari gak ada, pastinya nyari yang lain kan

Contoh selain bisnis deh...

Ngelamar kerjaan? Kalo nggak perusahaan yang nolak calon pegawai, atau calon pegawai yang nolak masuk perusahaan itu karena dapet penawaran yang lebih menarik..

Ngajak temen makan siang? Pastinya ada kemungkinan ditolak, yang jadwalnya nggak cocoklah atau restonya gak satu selera atau udah janjian tiba-tiba dibatalkan..

Mengajukan ide pada saat rapat? Yaa harus legowo kalau ide kita belum digunakan saat itu.. Namanya juga brainstorming, mencari ide dan merumuskan penyelesaian masalah yang terbaik.

Mau lewat Jl Sudirman jam 5 sore tapi cuma sendirian di mobil? He he he .... kalo ini pasti ditolak dan langsung ditilang, karena jam segitu berlaku peraturan three in one di Jl Sudirman

Merancang menu masakan rumah? Kalau masakan yang udah susah-susah dibikin trus nggak dimakan dan pada milih bikin telor ceplok, berarti ditolak kann :) Wkkk pengalaman pribadi niih

Sedikit sharing tentang penolakan yang saya alami dalam hal menu masakan. Yang saya rasakan tentunya kecewa karena saya merasa sudah berusaha merancang menu yang sehat dan bergizi.

Kekecewaan saya menjadi berlarut larut dan saya jadi tidak bersemangat untuk merancang menu masakan lagi. Padahal saya cuma bikin menunya lho bukan yang masak (He he ketauan ni gak bisa masak)

Tapi dengan ngambek gak mau bikin menu tidak menyelesaikan masalah, justru menimbulkan masalah baru yaitu saya bosan dengan menu yang itu-itu aja. Saya aja yang ngambek bosan, apalagi penghuni rumah yang lain yaa??

Saya pun mulai menggali informasi jenis makanan yang paling disenangi penghuni rumah dan mencari tahu letak permasalahan dari menu yang telah saya buat.

Hasilnya adalah:

Karena bersemangat untuk memulai gaya hidup sehat, tema menunya adalah sehat dan bergizi. Tentunya saya meniadakan makanan yang menggunakan santan dan digoreng "deep fry". Ternyata, penghuni rumahku pada "gegar budaya" alias belum siap makan kukus-kukusan melulu. Ha ha ha

Akhirnya saya berkompromi dengan kemauan pasar, menu pakai santan seminggu sekali dan menu gorengan seminggu dua kali...

Kembali ke laptop

Penolakan bukanlah hal yang buruk, semua orang pernah mengalami penolakan. Tidak perlu menangisi sebuah penolakan, karena hidup akan terus berjalan.

Apabila kita berhenti terlalu lama pada rasa kecewa, maka hanya kecewa yang kita dapatkan, tidak yang lain.

Segeralah bangkit dari rasa kecewa maka pada saat itu juga kita akan mendapatkan tambahan energi untuk berjalan bahkan berlari mengejar impian kita...

Tuuuh kan, menu makanan aja bisa ditolak, kenapa harus takut untuk mendapat penolakan.

Yuuk ikutan bisnis Oriflame, bisnisnya murah dan mudah, semua orang pasti bisa. Ditambah support oleh Boss Family, yang memudahkan kita untuk menjalankan bisnis Oriflame.

Tunggu apalagi? Gabung sekarang, disini. Mumpung lagi ada penawaran menarik dari Oriflame di bulan Oktober ini...